![]() |
| Kompas/geotimes.co.id |
CIREBON-Pemerintah telah menyiapkan program Kartu Pra
Kerja bagi masyarakat yang terkena wabah pandemi Corona (COVID-19), hal ini
diluncurkan agar sebagian masyarkat yang di PHK (pemutusan hubungan kerja) atau
yang lainnya dapat terobati. Kartu Pra Kerja akan diluncurkan sekarang pada
kamis, 4 April 2020 sekarang ini.
Adapun terdapat syarat atau kriteria pesertanya, merupakan WNI
berusia di atas 18 tahun, tidak sedang menjalani pendidikan formal, korban
pemutusan hubungan kerja (PHK), pekerja yang ingin meningkatkan keterampilan,
dan diprioritaskan untuk pencari kerja usia muda.
Kepada masyarakat yang ingin mendaftar kartu pra kerja, nantinya
akan diharuskan membuat akun terlebih dahulu, setelah
membuat akun, masyarakat bisa langsung mendaftar secara online pada situs resmi
www.prakerja.go.id. Dari akun tersebut nantinya pihak Project Management Office
(PMO) akan memberikan penilaian terhadap biodata dan pengalaman kerja di
masing-masing akun yang sudah terdaftar.
![]() |
| https://www.voa-islam.com/read/citizens-jurnalism/2019/12/17/68852/siap-siap-kartu-pra-kerja-segera-terbit/ |
Jika dari hasil tes atau penilaian sudah
dilakukan, nantinya akan ada notifikasi ke email yang didaftarkan pada akun
mengenai keterima atau tidaknya. Namun demikian, bagi yang tidak diterima bisa
mendaftar kembali menggunakan akun yang sudah ada. Pendaftar cukup memilih
batch atau tahap selanjutnya, lalu hanya tinggal menunggu notifikasi di email
untuk persetujuan mendapatkan Kartu Pra Kerja tersebut.
Pendaftaran
akan dibuka pada 4 April 2020. Pada tahap ini, baru ada empat wilayah yang akan
mengimplementasikan Kartu Pra Kerja, yakni Bali, Kepulauan Riau, Sulawesi
Utara, dan Surabaya.
Peserta Kartu Pra Kerja sendiri nantinya akan mendapatkan bantuan
senilai, total Rp 3,5 juta. Dengan terbagi oleh biaya pelatihan senilai Rp 1
juta, intensif pelatihan Rp 600 ribu yang diberikan selama 4 bulan, dan
insentif senilai Rp 50 ribu diebrikan selama tiga kali.
Sumber:

